Cairan kristaloid bila diberikan dalam jumlah cukup ( kali cairan koloid) ternyata sama efektifnya seperti pemberian cairan koloid untuk. Tidak seperti koloid, waktu pemberian cairan kristaloid merupakan hal penting karena singkatnya waktu cairan kristaloid berada di ruang intravaskular. EFEKTIFITAS PEMBERIAN CAIRAN KRISTALOID DAN KOLOID PADA PASIEN SC (SECTIO CAESAREA) DENGAN REGIONAL ANESTESI.

Author: Vijinn Vira
Country: Serbia
Language: English (Spanish)
Genre: Relationship
Published (Last): 9 March 2009
Pages: 370
PDF File Size: 11.18 Mb
ePub File Size: 17.59 Mb
ISBN: 788-5-56324-339-6
Downloads: 17356
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Maulkis

Studi ini dilakukan secara acak dan dikelompokkan menjadi 2 kelompok paralles yang mengikutsertakan pasien ICU yang mendapatkan terapi cairan. Large sample of 20 people by using puprosive sampling. UserAdmin Nov 08, Effects kristwloid fluid resuscitation with colloids vs crystalloids on mortality in critically ill patients presenting with hypovolemic shock: Jika gangguan tersebut tidak dikoreksi secara adekuat sebelum tindakan anestesi dan bedah, maka resiko penderita menjadi lebih besar.

Kadar bikarbonat dikontrol oleh ginjal.

This DOI represents all versions, and will always resolve to the latest one. Renal afferent baroreseptor d. June 26, Journal article Open Access.

Efek Pemberian Cairan Koloid Dan Kristaloid Terhadap Tekanan Darah – Neliti

RL banyak digunakan sebagai replacement krisraloid, antara lain untuk syok hipovolemik, diare, trauma, dan luka bakar. Pada orang dewasa, sekitar duapertiga dari cairan1dalam tubuhnya terdapat di intraselular sekitar 27 liter rata-rata untuk dewasa laki-laki dengan berat badan sekitar 70 kilogramsebaliknya pada bayi hanya setengah dari berat badannya merupakan cairan intraselular Chaudhary et al, Meskipun tujuan utama dari terapi cairan adalah menggunakan cairan yang diinfuskan intravena untuk meningkatkan volume cairan intravaskuler, cairan juga dapat berpindah ke ruang ekstravaskuler.

  ELFRAMO C44 PDF

Akan tetapi, mortalitas 90 hari secara bermakna lebih rendah pada kelompok koloid, jika dibandingkan dengan kelompok kristaloid. Pada kasus bedah, asetat dapat mempertahankan suhu tubuh sentral pada anestesi dengan isofluran 4.

Mempunyai efek vasodilator 5.

Lebih jauh kompartemen ekstraselular dibagi menjadi cairan intravaskular dan intersisial Anonimus a, Profilas UserAdmin Aug 12, Apabila tubuh banyak mengeluarkan natrium muntah,diare sedangkan pemasukkan terbatas maka akan terjadi keadaan dehidrasi disertai kekurangan natrium. Gustomi, Mono Pratiko ; Qomariyah. Kekurangan penggunaan kristaloid adalah volume yang digunakan relatif lebih besar untuk resusitasi syok akibat luka bakar sehingga berpotensi menyebabkan udema jaringan.

Bufer cairan kristaloid seperti ringer lactate merupakan cairan yang paling popular untuk resusitasi sampai saat ini. To reduce the incidence of hypotension can be given intravenous fluids such as crystalloids or colloids. Kristaloid disebutkan dapat menahan perpindahan cairan dengan cara mempertahankan tekanan osmotik yang disebabkan oleh partikel elektrolit yang terkandung, sedangkan cairan koloid memiliki kekuatan yang berasal dari gradien tekanan onkotik yang ditimbulkan dari pemberian cairan koloid.

Oleh admin kalbemed pada October 14, June 26, DOI: Cairan ekstraselular dibagi menjadi5: Non elektrolit Merupakan zat seperti glukosa dan urea yang tidak terdisosiasi dalam cairan.

Anion Anion utama dalam cairan ekstraselular adalah klorida Cl- dan bikarbonat HCO3-sedangkan anion utama dalam cairan intraselular adalah ion fosfat PO4 Sistem renin angiotensin g.

  CAUSAS DE HIPERALDOSTERONISMO SECUNDARIO PDF

CDK Edisi 270 – Neurologi

Secara umum, cairan moloid dikatakan lebih efisien dibandingkan cairan kristaloid dalam hal jumlah cairan yang dapat bertahan di dalam ruang intravaskuler, sehingga jumlah cairan yang diperlukan lebih sedikit pada cairan koloid vs cairan kristaloid untuk mencapai goal hemodinamik yang sama. Sediaannya adalah ml dan 1. Parameter utama yang dinilai adalah mortalitas 28 hari dan 90 hari.

Sediaannya adalah ml Hartanto, Analysis of data krietaloid paired t-test. Cairan kristaloid bila diberikan dalam jumlah cukup kali cairan koloid ternyata sama efektifnya seperti pemberian cairan koloid untuk mengatasi defisit volume intravaskuler. Dosis disesuaikan pada setiap individu.

Natrium Natrium sebagai kation utama didalam cairan ekstraseluler dan paling berperan di dalam mengatur keseimbangan cairan. Berikut adalah hasil dari studi tersebut: Elektrolit Merupakan zat yang terdisosiasi dalam cairan dan menghantarkan arus listrik. Kontroversi Koloid vs Kristaloid Documents. Hal ini terlihat pada tabel berikut: Formula Brooke merupakan modifikasi dari formula evans yang mengandung persentase kristalood yang relatif lebih besar dibandingkan koloid pada Formula Evans.

Asetat dimetabolisme di otot, dan masih dapat okloid pada pasien yang mengalami gangguan hati 2. Meskipun diet juga berpengaruh terhadap komposisi mikrobiota usus, bakteri ters Fazil – Resume General Documents. Truvaz UserAdmin Jul 19,